Tumbuhkan Nasionalime di Hari Pahlawan dengan Wifi Rumah

Photo of author

By Shafira Adlina

Menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak – Sebentar lagi kita akan memperingati Hari Pahlawan Indonesia. Setiap peringatan hari pahlawan yang tepat di tanggal 10 November, memang menjadi momen untuk mengingatkan kembali tentang perjuangan para pendahulu kita. Pihak yang sering kali disasar adalah anak-anak. Kenapa? Karena seperti yang kita, secara urutan waktu memiliki jarak yang cukup jauh. Jadi, anak-anak perlu diingatkan kembali tentang waktu yang sangat penting bagi demokrasi Indonesia.

Tidak hanya mengikuti upacara di sekolah, tapi kita sebagai orang tua juga bisa memberikan berbagai macam kegiatan untuk menumbuhkan rasa nasionalis ini pada anak-anak.

Ada beberapa kegiatan yang bisa menjadi referensi bagi kita, agar hari pahlawan tidak selalu diisi dengan upacara saja. Yuk, kita cek!

Cara Apa Saja yang Bisa Dilakukan untuk Menumbuhkan Rasa Nasionalisme Pada Anak di Hari Pahlawan?

nasionalisme anak

#1. Menonton Film Bersama

Seperti yang kita, dunia perfilman Indonesia telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Saat ini, kita sebagai orang tua disuguhkan berbagai macam tontonan yang bisa disaksikan semua anggota keluarga.

Tidak perlu pergi ke bioskop jika memang ada keterbatasan. Karena sekarang, kita juga bisa menonton film dari rumah. Ada banyak platform digital yang bisa kita pilih.

Namun sebelum menonton film bersama, pastikan kita sudah memiliki internet cepat dengan wifi rumah, ya. Jangan sampai di tengah serunya nobar justru buffering karena jaringan kurang mendukung. Salah satunya IndiHome dari Telkom Indonesia dong yang bisa jadi andalan kita ber-internet-an. Dengan memakai layanan ini, kami di rumah dapat menonton film bersama.

Dengan menggunakan internet dari wifi rumahjuga menjaga momen nobar tetap berkualitas. Dengan demikian, pesan-pesan nasionalisme patriotisme dari film, bisa tersampaikan dengan utuh ke penonton, khususnya anak. Kalian punya rekomendasi fim pahlawan untuk anak sekolah dasar ga? coba share ya di kolom komentar.

#2. Baca Buku

Tidak dipungkiri, buku memberikan kita banyak sekali informasi baru yang kadang tidak kita dapatkan di internet. Benar?

Buku sejarah saat ini susah sangat ramah anak. Jangan bayangkan buku pelajaran sejarah di sekolah yang hanya berisi teks saja. Sekarang, ada berbagai pilihan buku sejarah yang didesain seperti komik.

Ajak anak memilih buku yang ingin dibaca, kemudian baca buku bersama dan jika memungkinkan, kita bisa sedikit membedah isi buku tersebut. Dengan demikian, anak tidak hanya membaca tapi bisa mengemukakan pendapatnya.

Nah, jika memang di rumah belum memiliki buku bacaan bertema sejarah, kita juga bisa membawa anak-anak ke perpustakaan kota di akhir pekan. Bonus bonding juga!

gemar membaca

#3. Gunakan Produk Lokal

Jangan salah, menggunakan produk lokal juga termasuk cara menumbuhkan rasa nasionalisme. Dalam KBBI disebutkan juga bahwa mengabadikan identitas bangsa termasuk dalam nilai nasionalisme.

Produk-produk lokal yang saat ini semakin pesat pemasarannya, tentu memiliki identitas sendiri sebagai produk lokal. Jangan pesimis jika produk lokal kalah secara kualitas.

Karena faktanya banyak sekali produk lokal yang berkualitas bahkan sudah di ekspor ke berbagai belahan dunia. Untuk menambahkan pengalaman dan kesan terhadap anak-anak, kita bisa mengajak mereka untuk memilih sendiri barangnya.

Harapannya, mereka tidak hanya menggunakan, tapi juga ikut menyampaikan informasi tersebut ke lingkungan pertemanan di sekolah maupun tetangga sekitar. Bukankah anak-anak kita adalah pencerita yang ulung?

 

babel homedecor
contoh ragam kerajinan lidi nipah yang dibuat UMKM Bangka Belitung

 

#4. Liburan ke Museum

Jika teman-teman perhatikan, sekarang ini museum memiliki banyak sekali inovasi untuk menarik pengunjung. Tidak jarang, ada pertunjukan seni yang diselenggarakan oleh pihak museum. Kita juga bisa datang bersama dengan anak-anak saat akhir pekan atau hari libur. Jika hanya berkeliling tanpa melakukan sesuatu tentu akan membosankan, karenanya teman-teman juga bisa menggunakan gadget untuk membuat pengalaman berkesan.

Caranya adalah dengan memberikan narasi-narasi. Tentu saja kita harus menggunakan  internet cepat, sehingga tidak perlu waktu lama ketika mencari informasi tertentu. Dengan cara seperti ini, anak-anak tidak hanya melihat saja, tapi juga ikut mendengar dan membaca literatur yang kita cari di internet. Liburan di museum lebih asik, bukan?

Baca juga : Jalan-Jalan Ke Kota Tua Bersama Keluarga

#5. Datang ke Pameran Budaya

Apakah teman-teman pernah datang ke pameran budaya bersama si kecil? Jika belum, silahkan ini dicoba karena ini kegiatan yang sangat menyenangkan. Di pameran budaya ada banyak sekali barang-barang bersejarah yang bisa mereka lihat, mulai dari pakaian, alat transportasi hingga rekaman video.

Untuk momen hari pahlawan sendiri, biasanya di pameran juga akan memamerkan berbagai barang-barang bersejarah di masa penjajahan, drama teatrikal hingga bazar produk-produk lokal. Datang ke pameran budaya juga membuat anak-anak mengetahui keanekaragaman budaya di Indonesia, mulai dari alat musik hingga makanan. Jadi, berkunjung ke pameran budaya tidak hanya untuk berbelanja saja, kan?

#6. Ajarkan Anak Menghormati Perbedaan

Seperti yang ada di bahasan sebelumnya, bahwa Indonesia memiliki banyak keberagaman. Sebagai orang tua, tugas kita adalah mengajarkan dan memberi contoh bagaimana menghormati perbedaan tersebut.Kita bisa memulainya dari lingkungan terkecil, yaitu rumah. Mulai dari menerima dan menghormati pilihan menu makanan hingga permainan antar kakak adik. Kemudian, kenalkan lingkungan yang lebih besar, sekolah, misalnya. Mulai dari warna kulit teman anak-anak, agama hingga bahasa yang digunakan.

cara meningkatkan nasionalisme anakPenutup

Beruntungnya, kita sebagai orang tua sekarang memiliki akses tak terbatas terhadap segala informasi dari media sosial maupun mesin pencarian. Dengan demikian, kita juga memiliki kesempatan besar menumbuhkan rasa nasionalis tersebut pada anak-anak. Terlebih jika kita berbekal internet dengan wifi rumah, tentu semua akan lebih mudah dan cepat. Kapan dibutuhkan, tidak perlu menunggu lama untuk melihat hasil atau solusinya. Benar?

Mungkin sebagian anak-anak merasa bosan jika harus berdiri saja selama upacara peringatan hari pahlawan di sekolah. Karenanya, di rumah menjadi kesempatan kita untuk memberikan banyak hal menarik.

Jika tidak sempat mengajak anak bepergian, kita bisa juga memainkan permainan lokal bersama-sama, seperti congklak ataupun gobak sodor. Memainkan permainan tradisional seperti, juga aktivitas yang seru dan sangat berkesan bagi anak-anak di hari pahlawan. Pada dasarnya menumbuhkan nasionalisme pada anak di hari pahlawan dengan banyak hal yang menyenangkan. Tak melulu harus menghapal sejarah bukan? Yuk, kita pupuk rasa cinta agar anak-anak dengan sukacita mencintai negeri ini.

Semoga bermanfaat, salam.

shafira adlina

18 thoughts on “Tumbuhkan Nasionalime di Hari Pahlawan dengan Wifi Rumah”

  1. Nah bener banget mbak, menumbuhkan nasionalisme terhadap anak sangat penting, dan beberapa cara yang ditulis di atas bisa menjadi pilihan bagi ortu untuk memberikan semangat pada anak agar terpupuk rasa itu.

    Reply
  2. Sekarang sudah banyak sarana untuk mengajak anak-anak cinta tanah air dengan mengenalkan para pahlawan. Mudah-mudahan dengan memahami sejarah bangsa, nasionalisme mereka tetap melekat di tengah arus globalisasi yang kian menguat.

    Reply
  3. Menarik nih Mom cara menumbuhkan jiwa nasionalisme pada anak. Saat ini sudah banyak sekali inovasi dari setiap lembaga pendidikan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme ini ya. Seperti adanya pawai dengan kostum pahlawan. Namun masih tugas orang tua untuk berperan serta juga dalam menumbuhkannya di rumah melalui kegiatan sehari-hari. Salut deh, terima kasih sharingnya

    Reply
  4. Memang membangun jiwa cinta tanah air pada anak itu nggak bisa sekali jadi. Harus perlahan tanpa disadari anak prosesnya. Maksudkh supaya nggak jenuh harus kreatif tampilannya semisal nonton film membaca cerita

    Reply
  5. Selamat hari pahlawan mba Safira dan juga seluruh masyarakat Indonesia, semoga jasa pahlawan menjadi pendorong kita untuk terus berkarya untuk mempertahankan dan membangun bangsa

    Reply
  6. Mengajarkan nasionalisme pada anak ternyata bisa melalui cara-cara asyik ya Mbak. Tak melulu hanya dengan mata pelajaran sejarah. Menonton film bersama dan melihat peragaan kebudayaan sepertinya jadi favoritku dan anak-anak..

    Reply
  7. Setuju sekali mbak. Memang Penting banget ya menumbuhkan rasa nasionalisme pada anak. Beruntung sekarang ini ada IndiHome yang membuat para orang tua mudah mengakses semua informasi

    Reply
  8. Sejak umur 2 tahun Isya sudah ke museum hihii memenuhi kegabutan emaknyaa yang dulu ke museum sejak kecil tapi gapernah ada fotonya. Apalagi jarak museum ke rumah cuma 3 menit wkwkwkw kalau jalan kaki paling 10 menit hihi

    Reply
  9. Ada banyak aktivitas yang bisa menumbuhkan jiwa nasionalisme anak yaa..
    Aku kalau bercerita mengenai pahlawan ke anak-anak tuh mereka sampai hapal, pasti bilangnya, “Mamah abis ini nangis deh..”
    Hehhe..paling gak kuat sama kisah perjuangan zaman dulu.

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You cannot copy content of this page