Resensi Bedebah di Ujung Tanduk – Tere Liye

Photo of author

By Shafira Adlina

Bedebah di ujung tanduk

Sebelumnya jika kalian belum mengetahui, Buku Bedebah di Ujung Tanduk adalah lanjutan dari dua serial yang dilebur menjadi satu. Dua tokoh utama yang memiliki kisah hidup tidak sederhana. Seusai membaca buku Tere Liye Pulang-Pergi tentu rasa penasaran sangat menghantui tentang kelanjutan cerita antara Bujang, Thomas, juga Maria!

Dialah Thomas, karakter utama di Negeri Para Bedebah (2012) dan Negeri di Ujung Tanduk (2013). Seorang konsultan keuangan. Sementara Bujang adalah tokoh utama di buku Pulang (2015) dan buku Pergi (2018). Lalu mereka bertemu di buku Tere Liye Pulang-Pergi. Di dalam buku tersebut, Bujang sang Babi Hutan menjadi karakter utama dibandingkan Thomas. Di buku Bedebah di Ujung Tanduk ini, kita akan menemukan kebalikannya.

Jika kalian sedang mencari buku Bedebah di Ujung Tanduk pdf, sadarlah itu illegal jika kita peroleh bukan dari Google Play Book, Kindle, website penerbit dan website resmi lainnya. Apalagi kalua kita peroleh percuma atau harga miring.

Blurb :

Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu.

Di Negeri Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi.

Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan ketika nasib di ujung tanduk. Dia akan terus bertarung habis-habisan bersama sahabat sejati. Karena esok, matahari akan terbit sekali lagi. Bersama harapan.

Saya suka akan chemistry antara Thomas dan Bujang di dua buku terakhir cerita di serial aksi Tere Liye ini. Meskipun saya belum membaca kisah Bujang di Buku Pulang dan Pergi tapi saya bisa mengikuti cerita ini. Namun, jadi penasaran karena Mas Tere selalu kasih clue di setiap kejadian yang ada di buku sebelumnya. Contoh :

Ketika sedang membahas karakter Diego, Tere Liye memberitahu kalau penjelasan lengkapnya dapat dbaca di buku Pergi. Kalau begini aku yang belum baca buku Pergi dan Pulang kan jadi penasaran dibuatnya. Meskipun sebetulnya setiap buku memiliki cerita berbeda.

urutan novel bedebah di ujung tanduk

Awalnya Kupikir Buku Bedebah di Ujung Tanduk Menyelesaikan Kisah Cinta Bujang dan Maria

Salahku sendiri yang terlalu penasaran dengan kisah cinta Maria dan Bujang akan berlanjut di sini. Ternyata ya tidak banyak saudara, judulnya aja Bedebah di Ujung Tanduk, tentu banyak mengulilk sisi Mas Thomas ketimbang Abang Bujang. Ya juga namanya serial aksi, ya banyak aksinya dong.

Kali ini latar belakang ceritanya berada di negara Bhutan! wow amazing risetnya tentu diragukan deh karyanya Tere Liye. Namun, kesan pertama saya ketika menyelesaikan 1/4 cerita adalah bosan, kok alurnya mirip novel Pulang-Pergi ya. Diserang-dibantu-endingnya menang lagi?

Thomas dan Bujang yg sedang berduel tinju di depan para anggota klub tinju rahasia kolega Thomas (seperti anak kecil yang kurang bahagia) tiba-tiba diserang sekumpulan orang bersenjata. Ternyata sasarannya bukan si Bujang, kali ini Thomas, karena membantu transaksi bisnis jual beli lahan pegunungan yang ternyata memiliki deposit plutonium terbesar di dunia. Di mana pegunungan itu ternyata bukan pegunungan sembarangan dan karena hal itu lah nyawa Thomas terancam.

Ternyata gunung yang dijual adalah milik kelompok Teratai Emas. Ini yang menjawab rasa penasaranku kenapa cover bukunya ada kursi singgasana dan tembok bergambar Teratai emas.

Kelompok yang akan dijelaskan oleh Ayako salah satu keluarga shadow economy yang sudah menganggap Bujang seperti anak sendiri. Nah ternyata, mulai seru ketika beranjak ke pertengahan karena banyak misteri yang terjawab di buku ini.

Karakter-karakter dalam buku Bedebah di Ujung Tanduk: Thomas, Bujang, Salonga, Junior, Ayako, si kembar Yuki Kiko, White, Maggie, Maria, Rudi, Roh Drukpa, JJ Costello dan lain-lain.

Baca juga : Resensi Novel Pulang-Pergi Tere Liye

Petualangan di Bhutan Negeri Penuh Bukit

Singkat cerita Thomas, Bujang, Tuan Salonga, dan Junior bertemu dengan Ayako (salah satu anggota shadow economy) di Kathmandu. Karena yang menyerang mereka bukan kelompok sembarang, nama kelompok ini ternyata tergambar dengan simbol di cover buku ini, bunga teratai. Saya baru sadar setelah selesai membacanya.  Ayako menyusun rencana berharap bisa bernegoisasi agar tidak ada perang. Ternyata pimpinan kelompok tersebut tidak memberi ampun lagi atas tindakan Thomas yang dianggap menghina leluhur mereka.Bhutan

Masalahnya ternyata tidak sederhana yang dipikirkan. Thomas diburu hidup-hidup untuk dihukum dengan cara yang mengerikan. Hukuman yang menyakitkan dari sekadar ditembak dengan pistol. Penasaran? Makanya baca bukunya. Hehe.

Apakah Thomas dan kawan-kawannya akan bisa selamat? Ya kamu harus baca buku Bedebah di Ujung Tanduk ini. Tapi plis jangan beli yang bajakan yaaaa……….

Apa kabar Kisah Cinta Bujang dan Maria?

Salahku sendiri yang terlalu penasaran dengan kisah cinta Maria dan Bujang akan berlanjut di sini. Setelah membaca cerita di buku Pulang-Pergi Tere Liye sebelumnya, tentu membuat kita penasaran bagaimana akhir dari cerita cinta mereka. Ternyata ya tidak banyak saudara, judulnya aja Bedebah di Ujung Tanduk, tentu banyak mengulilk sisi Mas Thomas ketimbang Abang Bujang. Ya juga namanya serial aksi, ya banyak aksinya dong bukan aksi percintaan.

Kali ini latar belakang ceritanya berada di negara Bhutan! wow amazing risetnya ga diragukan deh Tere Liye. Namun, kesan pertama saya ketika menyelesaikan 1/4 cerita adalah bosan, kok alurnya mirip novel Pulang-Pergi ya. Diserang-dibantu-endingnya menang lagi? AH, ternyata, mulai seru ketika beranjak ke pertengahan.

“Dalam banyak pertarungan penting kadang kala bersabar adalah pertarungan terbesarnya. “(halaman 196)

Banyak misteri juga yang terungkap, aku jadi lupa lagi cerita negeri para bedebah dan diujung tanduk karena sudah lama sekali membaca sekitar tahun 2018.

Kupikir di buku ini akan selesai, ternyata malah semakin besar pertanyaanku dan masalahnya masih mengantung. Buku ini akan berlanjut di “Tanah Para Bandit”. Tanah Para Bandit dari Tere Liye ini akan terbit di Bulan Februari 2023 ya.

Penasaran bangeeeet tapi ya gemesh jugaaa ini kapan berakhir dan Diego kakak tirinya Bujang itu akhirnya gimana?

“Hati yang bersih selalu mampu menemukan alasan untuk memaafkan dan mengasihi. Hati yang kotor, selalu bisa membuat alasan untuk membenci dan memusuhi.” (halaman 102)

Baca juga : Review Buku Selamat Tinggal Tere Liye

Pesan moral yang kudapat dari novel Bedebah di Ujung Tanduk:

Meskipun Thomas memang ya bisa dikatakan bedebah, tetapi dia mau bertanggung jawab atas kesalahannya dengan meminta maaf atas perbuatan yang sudah dilakukannya.

Selamat membaca ya, jangan lupa beli yang asli!

Link Pembelian Shopee Bedebah di Ujung Tanduk (Gratis Ongkir) : https://shp.ee/v7dr4hm

baca juga :Sinopsis Buku Tere Liye Lainnya

Genre Aksi :

Resensi Novel Pulang-Pergi Tere Liye

Resensi Bedebah di Ujung Tanduk 

Tentang Buku Bajakan : Review Buku Selamat Tinggal Tere Liye

Serial Anak-Anak Mamak : Novel Tere Liye : Burlian 

4 thoughts on “Resensi Bedebah di Ujung Tanduk – Tere Liye”

  1. Belum baca nih serial buku Tere Liye yg ini.. aku suka sih buku2 beliau, ada beberapa yg aku beli utk koleksi perpustakaan pribadiku mba. Cuma kalo udah bersambung2 gini, aku harus banget beli komplit, biar ga penasaran 😄. Walo bisa dibaca terpisah, tapikan jadi penasaran kadang yaaa 😅.

    So far suka Ama cerita2 Tere Liye, walo ada bbrp buku yg endingnya nyesek 🤣. Kalo udah gitu, aku LGS kebawa baper deh. Tapi sbnrnya bukti kalo Tere Liye memang jago ngaduk perasaan pembacanya 😄

    Reply
  2. Saya baru baca serial Tomas 1 dan 2. Masih tertinggal jauh ini jadi penasaran dengan buku askinya Bedebah di Ujung Tanduk ini. Pokoknya kalau yang tulis Tere Liye itu saya gak bakal bosen bacanya karena alur ceritanya bisa kayak drakor, bikin nagih untuk trus dibaca

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You cannot copy content of this page